Adik jilat pantat akak


17-Oct-2014 16:19

Jadi selalulah staff2 lain datang dekat meja aku untuk mengunakannya. “Ha’ah, lepas mak kau menjanda, aku datang dalam hidup dia. Aku segera memberi isyarat agar Julia tidak menceritakannya kepada pelajar-pelajar lain.Kena pulak masa tu Linda datang ke meja aku nak pakai Komputer. Bila sampai belakang Linda aku saja gesekkan batang aku yang dah macam batu tu ke punggung Linda. Lepas itu aku buat2 nak duduk balik ke tempat aku.. Kita orang selalu buat time korang tidur malam-malam buta. Kami mandi sepuas-puasnya sambil bergurau senda antara satu dengan lain.Bau pantat Linda begitu kuat sekali..,maklumlah pantat yang sudah basah dengan air. Lama juga aku menjilat pantatnya yang memang telah lama menjadi pujaan hati ku. Kemudian aku masukkan lidahku kedalam lubang buritnya. “Pelan2 sikit nanti orang dengar” kata ku pada Linda. “OOOoohhhhhhh Banngggggggg….” dengan bunyi yang mendayu itu Linda pun sampailah ke tepian. “Amboi dahsyat lah abang ni konek jenis tak payah rest punya…keras sentiasa” kata Linda sambil ketawa miang. Dengar saja dia meraung macam tu aku pun sumbat habislah pantat dia.. Kemudian aku tutuh pantat dia dengan laju tanpa berhenti2. Kuat kumuttttttttt…tak sangka anak dua masih ketat macam u……Bestnyaaaaaa…. Wanita itu menerima pelawaan aku dan masuk ke dalam kereta. Saya pun tengah stim sekarang ni.” Kataku berani sambil mengusap batang ku yang membonjol keras di dalam seluar slack yang aku pakai. Perlahan-lahan ku pusingkan badannya mengadap diriku, Julia kini hanya menanti sahaja apa tindakan aku seterusnya terdadap dirinya.Aku jilat pantat Linda dengan rakusnya…Bibir pantatnya yang tebal itu aku kuakkan dengan jari yang membolehkan aku melihat biji kelentitnya dengan lebih jelas lagi. Kemudian Linda pun terkejang-kejang macam ayam kena sembelih…OOoooohhhhh Banggggggg Bestttttnyaaaaa Banggggggg…….. Aku pun bangun sambil menekan kepala Linda ke bawah ke arah batang ku kemudian aku tekan batang ku kedalam mulutnya.”Aaahhhhhhhhhhh yessssssssss…OOohhhhh mulut Linda sedap sayangggg…. “Ye lah kalau dia lembik nanti Linda jugak yang kena tunggu…”kata ku sambil meramas tetek Linda. Ketika dia hendak masuk aku dapat lihat tubuhnya dari tepi dan aku dapat lihat punggungnya dari sisi dan ia benar-benar membuatkan nafasku semakin sesak. Kak Ida kelihatan menjeling bonjolan konek di seluarku dan dia hanya tersenyum. Aku yang semakin bernafsu terpandangkan peha gebunya yang bergetar setiap kali aku melanggar lubang kecil di atas jalan. Melihatkan wajahnya yang ayu dan bibirnya lembab kemerahan, membuatkan nafsuku bertambah bergelora untuk merasai kenikmatan tubuhnya yang pejal dan putih itu.

Agak lama juga aku di belakang sehingga Linda menoleh kepala kebelakang. maka tersentuhlah punggungnya yang lembut itu dengan kotek aku. Sejak bapak kau mati, kontol akulah yang selalu bersarang dalam lobang mak kau. Berhampiran dengan khemah kami ada sebuah perigi yang disediakan untuk membilas badan, sementara menantikan giliran aku berjalan-jalan di persisiran pantai sambil mataku meliar mencuci mata melihat pelancong-pelancong asing yang hadir di pulau ini.Linda cuba untuk berganjak dari tempat itu tetapi aku memegang pinggangnya sambil menarik kearah konek aku. Sesekali aku terasa konek ku tersentuh tundun Linda yang tembam dan lembut itu dari belakang. kata ku sambil mengusap lembut punggungnya dari belakang. Akhirnya aku dengan Linda pun terpancutlah…Air mani aku dilepaskan kedalam lubang pantat yang tak henti2 mengumut dan memerah setiap titik air mani aku. Lepas dia dah puas melepaskan air mani dalam mulut perawan melayu bertudung ni, lelaki cina tu pun pakai balik seluar dia. Bersama mulut aku yang terasa busuknya macam nak termuntah. Dia cium dalam-dalam sambil tangannya membuka zip seluar dan mengeluarkan batangnya yang dah siap tegak terpacak sambil melancapnya laju. Malah aku semakin stim tengok kontol dia yang dilancapnya itu. Lepas tu abang Ayob berdiri dan dia peluk aku dari belakang. Bontot ku yang gebu dan melentik itu semakin ku tonggekkan. Aku capai kontolnya dan aku terus melancapkannya laju. Kepala takuknya aku halakan betul-betul ke dalam celah bontot ku. Pancutan maninya terasa hangat menembusi kain uniform sekolah ku hingga ke lubang bontot ku. Aku teruskan melancap kontol abang Ayob hinggalah kontolnya lembik tak bermaya. Memang aku sengaja tak pakai seluar dalam, biar senang sikit dia nak buat kerja. kalau tak aku pancut dalam cipap biar kau mengandung…. ” kata bapak tiri ku tegas sambil semakin membenamkan kontolnya ke dalam lubang bontot ku lebih dalam. Aku biarkan lubang bontot ku di bedal bapak tiri ku semahu hatinya. Sambil aku berbual-bual, anak ketam tadi ku patahkan sepit kecilnya dan kuhalakan ke belakang bajunya.



"I think it's very disheartening for African-American women" said Beauty Shop guest and The contributing editor Demetria Lucas.… continue reading »


Read more

Here is the second and final set of 20 private Arab sex pictures of the Algerian couple having sex and taking pictures of themselves.… continue reading »


Read more

, differences between skanks and hoes , suck that dick baby , natural african spanking , highest pussy award , why are my parakeet eating their eggs , with mary-kate’s eating problem how much does he weigh?… continue reading »


Read more

An Irish representative for the LA-based singer/actress, explained how the star is still holidaying after the festive season and has yet to comment on the fact that her ex-beau is among the celebrities in the house.… continue reading »


Read more

We use outside, third-party companies to display ads on our site. These third-party companies may collect and track information associated with cookies received with banner ads, and these companies may use information (not including your name, address, email address or telephone number) about your visits to this and other web sites in order to provide advertisements on this site and other sites about goods and services of interest to you.… continue reading »


Read more

So, if you were wondering what was up with the weather over the weekend, Mississippi was full of farts.… continue reading »


Read more