Ceritadewasa sedarah luar kota kakak ipar punya suami impoten


24-Oct-2015 15:28

Seks dengan anak sudah parah, kini tidak boleh berhubungan seks dengan suaminya. Nikmatnya merasakan kontolku perlahan menembus memek Mama.

Pertama-tama lingkar luar lubang vagina Mama dilewati oleh kepala kontolku dengan susah payah.

Untuk beberapa saat ujung penisku tidak berhasil masuk lubang kecil itu, lalu plop!

Tiba-tiba kepala kontolku sudah masuk ke dalam liang senggama Mama.

Aku tidak tahu kekenyalan yang kurasakan apakah karena busa BH ataukah karena tetek itu sendiri.

Maklum, inilah pertama kalinya aku ngentot sehingga masih buta segala sesuatunya.

Desahan Mama makin jelas, lalu tiba-tiba Mama menghempaskan tubuhnya ke bawah sehingga kini kontolku ambles ke dalam liang persenggamaan Mamaku. Bau tubuh Mama yang sedang birahi, Bau yang Belum pernah kucium sebelum malam ini, karena selama ini Mama selalu memakai parfum mahal, sehingga aku tidak pernah tahu bau tubuh Mama yang sebenarnya. Kontolku yang tadinya perjaka kini sudah mengalami hubungan seks dengan perempuan.

Kalau tidak berat maka kami pasti akan melakukannya,” kata Mamaku. Namun, Aki tidak boleh membicarakan syarat sebelum kalian bersumpah dahulu. Kami harus tahu dulu agar kami bisa menentukan bisa atau tidaknya. Kami bersumpah sendiri-sendiri dengan sang dukun memegang jidat kami dan mengasapi dengan kemenyan. Selama ini, Aki menganjurkan ritual dengan lelaki yang bukan suami. Berselingkuh dengan lelaki lain membuat jin-jin itu akan datang menonton dan bekerja kepada pasangan tidak sah itu. Dulu sewaktu pulang, Papamu telah Mama beritahu tentang dukun ini. “Mama dan Papa sepakat untuk mengikuti ritual ini selama sebulan ini. Bila tidak ada, maka kami berdua mohon agar kamu melupakan semua ini dan memaafkan kami berdua.” “Bila ada perubahan dan usaha kita untung? Kaget juga ia ketika melihat kontolku yang besar sudah tegak berdiri akibat pembicaraan ini. “Mama agak bingung bagaimana seharusnya kita melakukannya. Karena di balik daster Mama, sudah tidak ada celana dalamnya sehingga batang kontolku merasakan bibir memek Mama menekan di batang kontolku. Jadi, mama akan gesek-gesek sebentar sampai kemaluan Mama basah, lalu kita akan melanjutkan ke ritual.” Lalu Mama menopang tubuhnya dengan memegang dadaku, kemudian ia mulai menggesekkan memeknya di batang kontolku.

Segala hal telah dicoba, mulai dengan menawarkan discount ke rekan bisnis ataupun customer, berhutang ke bank untuk ditanam sebagai modal (yang membuat hutang semakin banyak) dan bahkan pergi ke orang pintar untuk meminta bantuan. Mama bertanya kepada temannya mengenai kiat mereka sehingga dalam jaman susah begini usahanya makin maju. Harus membawa teman lelaki, tetapi tidak boleh membawa suami.” “Loh, kenapa? Hampir sepuluh tahun.” “Papa tetap ga setuju.” “Tapi syaratnya kan harus ada lelaki yang ngantar Mama.” “Begini saja, deh. Kami bersila di depannya dengan tempat kemenyan yang berasap di antara kami dan dukun itu. Tapi dukun itu tidak menjawab malah menerawang jauh seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat. Nah, menurut teman saya, Aki ini katanya pintar sekali dan manjur.